14 August 2008

Mengapa Tuhan Tidak Menjawab Doa?


Sering kita mendengar keluhan dari beberapa orang yang berkata begini: 

"Aku sudah bosan berdoa tapi sampai saat ini doaku tidak pernah dijawab. Ahh! Sudahlah. Lebih baik tidak perlu berdoa."

Ada pula orang yang tidak mau berdoa malah meragui sama ada Tuhan itu ada kerana berasa doanya tidak pernah dijawab oleh Tuhan. Apakah saudara dan saudari juga sedang berasakan hal yang sama?

Pada dasarnya Tuhan itu selalu menepati janjinya. Tuhan pernah berkata:

        "... Mintalah maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu.” 
            (Yoh 16:24)

Lalu, apakah Tuhan tidak menepati janjinya itu?.Tidak! Tuhan tidak pernah mengingkari janji.Tuhan pasti menepati janjinya asal saja kita hidup menurut kehendak-Nya. Apa sebenarnya yang menjadi penghalang kepada doa kita ialah kejahatan dan dosa kita. Itu dapat kita lihat pada ayat dibawah: 

       "Apabila kamu menadahkan tanganmu untuk berdoa, Aku akan memalingkan
          muka-Ku, bahkan sekalipun kamu berkali-kali berdoa, Aku tidak akan
          mendengarkannya, sebab tanganmu penuh dengan darah."
          (Yesaya 1:15)

Kejahatan membuat Tuhan tidak mau mendengarkan doa kita. Walaupun kita berdoa sampai dengan titisan airmata darah kalau kehidupan kita masih jahat maka Tuhan tidak akan pernah menjawabnya. Ayat ini didukung pula oleh ayat di bawah ini: 

       "Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan,
          dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar; tetapi yang
          merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu,
          dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Dia
          tidak mendengar, ialah segala dosamu. Sebab tanganmu cemar oleh darah
          dan jarimu oleh kejahatan; mulutmu mengucapkan dusta, lidahmu
          menyebut-nyebut kecurangan."
          (Yesaya 59:1-3)

Mungkin ada juga yang berkata, aku tidak pernah berbuat jahat, aku tidak mencuri, aku tidak membunuh, aku tidak berzinah, aku tidak menipu malah aku memberi persepuluhan kepada gereja, tapi kenapa doaku tidak pernah dijawab oleh Tuhan?

Benar! Mungkin kita tidak melakukan semua kejahatan itu, namun jangan lupa ada satu firman Tuhan yang berkata bahawa kalau kita tahu bagaimana berbuat baik tetapi tidak melakukannya, itu adalah dosa di hadapan Tuhan. Ayatnya dapat kita lihat di bawah:


        "Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak
            melakukannya, ia berdosa."
            (Yakobus 4:17)

Lalu, bagaimana agar doa kita dijawab oleh Tuhan?. Mari kita perhatikan ayat di bawah ini pula: 

        "Basuhlah, bersihkanlah dirimu, jauhkanlah perbuatan-perbuatanmu yang
            jahat dari depan mata-Ku. Berhentilah berbuat jahat, belajarlah berbuat baik;
            usahakanlah keadilan, kendalikanlah orang kejam; belalah hak anak-anak
            yatim, perjuangkanlah perkara janda-janda!"
            (Yesaya 1:16-17)

Menurut ayat ini ada 7 hal yang harus kita lakukan, iaitu:

1. Bersihkan diri.
2. Berhenti berbuat jahat.
3. Belajar berbuat baik.
4. Mengusahakan keadilan.
5. Mengendalikan orang kejam.
6. Membela hak-hak anak yatim.
7. Memperjuangkan perkara janda-janda.

Kalau kita mampu melakukan itu maka kita sudah melakukan ibadah yang sejati. Ibadah yang sejati bukan diukur dari berapa sumbangan yang sudah kita berikan kepada gereja. Bukan kerana berapa hari dalam seminggu kita berpuasa. Ibadah sejati diukur dengan berapa banyak kita melakukan perbuatan baik. Perhatikan pula yang seterusnya ini:

          "Ibadah yang murni dan yang tak bercacat di hadapan Allah, Bapa kita,
              ialah mengunjungi yatim piatu dan janda-janda dalam kesusahan mereka,
              dan menjaga supaya dirinya sendiri tidak dicemarkan oleh dunia."
              (Yakobus 1:27)

Hanya apabila kita melakukan semuanya itu maka kita menjadi orang yang dibenarkan. Alkitab mencatat bahawa doa orang-orang benar sangat besar kuasanya.  

          "Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya."
              (Yakobus 5:16b)

Mari saudara dan saudari yang dalam Kristus, kita usahakan untuk melakukan dan mengongsikan kebaikan sesama kita agar kita layak menerima anugerah-Nya. Rencana Tuhan selalu indah bagi orang-orang yang benar. Telinga-Nya selalu bersedia untuk menerima apa juga keluhan dan permintaan daripada kita dan apa pun yang kita minta daripada-Nya, biarlah semua itu sesuai dengan kehendak-Nya.


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...